Batik Attack : Yuk Lestarikan Batik!

Melestarikan kearifan budaya lokal Indonesia adalah kewajiban setiap warga negara, sebab tanpa peranan kita kelestarian budaya lambat laun akan tergerus bahkan bisa diambil hak kepemilikannya oleh bangsa lain. Sudah siapkah kita dengan keadaan ini?

Bersama Ikatan Pecinta Batik Nusantara (IPBN) dan Putra Putri Batik Nusantara (PPBN), Medan Heritage Tour menyelenggarakan kegiatan Batik Attack, Wisata Heritage. Kegiatan ini digagas bertujuan untuk membantu pelestarian Batik yang telah dicanangkan oleh UNESCO sejak 2 Oktober 2009.

Berbicara tentang Batik, mungkin kita berfikir bahwa kain dan motifnya yang dilestarikan. Tapi pada kenyataannya proses pembuatan menggunakan canting dan malam inilah yang dilestarikan oleh UNESCO. Namun, hal ini yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas karena keterbatasan kampanye dan sosialisasi ke masyarakat di beberapa daerah, khususnya Kota Medan.

Peralatan Membatik : Kain Mori, Canting, Malam, dan Ram

Peralatan Membatik : Kain Mori, Canting, Malam, dan Ram

Menyadari bahwa populasi anak muda lebih dominan di Indonesia yakni, 60 juta jiwa. Maka, Medan Heritage Tour memulai pergerakan ini dengan mengkampanyekan Batik Attack ke sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan karena mengingat bahwa remaja dan anak-anak adalah para calon penerus bangsa.

Sekolah pertama yang dikunjungi yakni, Sekolah Menengah Atas (SMA) Yayasan Pendidikan Harapan Medan. Kegiatan yang berlangsung empat jam ini menyuguhkan nuansa baru bagi siswa/i SMA yang mana biasanya pada hari Sabtu hanya mengikuti mata pelajaran muatan lokal (mulok) saja.

Batik Attack, Wisata Heritage

Beberapa siswa/i mengaku mereka tertarik dan ingin lebih sering mendapatkan pengalaman langsung seperti ini. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 5 September 2015 ini melibatkan lebih dari 5 komunitas dan 5 media berita, diantaranya media sosial, cetak, dan televisi.

Kegiatan berupa talkshow dari Putra Putri Batik Nusantara 2014 regional Sumatera Utara, beatbox musik etnik, beberapa stand bazzar dari teman-teman komunitas, dan workshop mencanting Batik. Mulai dari mempola, mencanting, hingga proses mewarnai. Pihak yang mendukung acara pun ikut terlibat dalam workshop, tidak hanya 150 peserta saja. Kurang lebih ada 200 peserta yang berhasil diajak mencanting bersama pada hari itu.

Talkshow Batik Oleh Putra Putri Batik Nusantara 2014

Talkshow Batik Oleh Putra Putri Batik Nusantara 2014

Batik Attack, Wisata Heritage : Proses Mencanting

Batik Attack, Wisata Heritage : Proses Mencanting

Batik Attack, Wisata Heritage : Proses Mencanting

Batik Attack, Wisata Heritage : Proses Mencanting

Batik Attack, Wisata Heritage

Batik Attack, Wisata Heritage

Batik Attack, Wisata Heritage : Tim Medan Heritage Tour

Batik Attack, Wisata Heritage : Tim Medan Heritage Tour

Pada akhir acara, kami sisipkan perayaan 2nd Anniversary Medan Heritage Tour, berupa tiup lilin, bagi kue, doa bersama, pesan kesan, hingga foto bersama.

Batik Attack, Wisata Heritage : 2nd Anniversary Medan Heritage

Batik Attack, Wisata Heritage : 2nd Anniversary Medan Heritage

Keberhasilan kegiatan Batik Attack pertama mengundang antusias Kingston International School untuk turut merasakan keseruan membatik. Akhirnya, kami memutuskan untuk membuat Batik Attack, Wisata Heritage ke sekolah tersebut.

Kali ini keseruan membatik bercampur dengan keceriaan para anak-anak yang lucu dan super aktif. Pada kegiatan kedua ini peserta terdiri dari 50 siswa/i kelas II Sekolah Dasar (SD). Meskipun tim Medan Heritage Tour sempat merasa sedikit kerepotan. Tapi karena semangat ingin mengkampanyekan Batik Attack, kami pun menikmati 1001 tingkah laku anak-anak yang lucu dan super aktif ini.

Ketika kami bertanya “Are you happy?” dan mereka menjawab,”Yes, I’m very happy, miss” lalu yang lainnya mengungkapkan,”I’m not happy miss because it’s very hard to do.” Ya, membatik tidak semudah yang dibayangkan. Butuh ketekunan, ketelitian, kesabaran, dan fokus dalam pengerjaannya. Maka dari itu mengapa pengrajin Batik dominan dilakoni oleh orang-orang Jawa, sebab latar belakang budaya mereka yang memiliki karakter tersebut.

Batik Attack, Wisata Heritage

Hampir sama seperti kegiatan pertama, kegiatan Batik Attack yang kedua terdiri dari talkshow, live music, dan workshop. Hanya saja yang membedakan dengan kegiatan pertama yakni, musik yang dipersembahkan dinyanyikan bersama dengan 50 siswa/i Kingston International School.

Selain itu, di kegiatan kedua kami menyuguhkan ragam kue tradisional dan juga es lilin, yang mana panganan ini merupakan panganan yang mulai sulit didapat dipasaran. Hal ini karena panganan modern sudah mulai mendominasi pasar kuliner. Dan kami berhasil mengkampanyekan bahwa kue tradisional dan jajanan tradisional itu enak dan sehat. Ini tampak dari lahabnya para siswa/i menyantap panganan yang kami sajikan.

Batik Attack, Wisata Heritage : Kue Tradisional

Batik Attack, Wisata Heritage : Kue Tradisional

Batik Attack, Wisata Heritage : Es Lilin

Batik Attack, Wisata Heritage : Es Lilin

Batik Attack : Proses Mencanting

Batik Attack : Proses Mencanting

Batik Attack : Proses Mencanting

Batik Attack : Proses Pewarnaan

Batik Attack : Proses Pewarnaan

Siswa/i Memamerkan Hasil Mencanting Batik

Siswa/i Memamerkan Hasil Mencanting Batik

Nominasi Terbaik (Kiri) & Terfavorit (Kanan)

Nominasi Terbaik (Kiri) & Terfavorit (Kanan)

Penyerahan Plakat Kepada Pihak Sekolah

Penyerahan Plakat Kepada Pihak Sekolah

Batik telah sah menjadi intangible heritage milik Indonesia yang dilestarikan oleh UNESCO. Sekarang tinggal tugas kita sebagai warga negara untuk ikut melestarikannya dengan cara menggunakan produk asli Batik buatan Indonesia. Bagaimana cara mengetahuinya produk asli Batik buatan Indonesia? Gampang, dengan cara melihat label “Made in Indonesia.” Jika made in negara lain, maka itu bukan disebut Batik.

Ingat ya sahabat, yang dikatakan Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan dan menerakan malam pada kain. Kemudian pengelolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan, baik itu melalui batik tulis ataupun cap.

Batik Attack, Wisata Heritage

Nah, masih mau menggunakan Batik industri? Say no to Batik industri! Sudah saatnya kita membudayakan Batik lukis dan cap. Dengan begitu berarti kita turut mendukung kampanye “Save Our Batik, Save Our Heritage.”

Bagi kamu yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Batik, silahkan hubungi kontak kami di kolom about us. Kami siap meluncur ke sekolah kamu untuk melakukan sosialisasi dan berbagi sensasi serunya membatik. Semoga artikel Batik Attack : Yuk Lestarikan Batik! dapat menginspirasi pergerakanmu. Yuk Lestarikan Batik!

About Author: Medan Heritage
Penggerak Kegiatan Pelestarian Berbagai Heritage Yang Ada di Kota Medan | Medan Heritage Tour | Save Our Medan Heritage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *